Holisticare Logo
Back to Article

Gaya Hidup Sehat

Hati-hati Bahaya Sinar Matahari

Berjemur di bawah sinar matahari, atau yang dikenal dengan sinar UV (ultraviolet) pada pagi hari menjadi salah satu solusi yang kerap dianjurkan guna meningkatkan imunitas tubuh. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk berjemur di bawah sinar matahari. Simak di artikel ini.

Artikel ini dipersembahkan oleh Holisticare Ester C, suplemen Vitamin C jenis Ester C. Untuk penuhi kebutuhan Vitamin C tubuh secara cepat, konsumsilah Holisticare Ester C 1000. Sebab Holisticare Ester C adalah Vitamin C yang lebih tidak perih di lambung, dan 24 hours bioavailability (ketersediaan Vitamin C di dalam tubuh selama 24 jam). Holisticare Ester C juga tersedia untuk anak dan dalam bentuk effervescent yang menyegarkan.

Pada masa pandemi ini, berbagai macam cara dilakukan untuk bisa meminimalkan risiko penularan virus COVID-19. Berjemur di bawah sinar matahari, atau yang dikenal dengan sinar UV (ultraviolet) pada pagi hari menjadi salah satu solusi yang kerap dianjurkan guna meningkatkan imunitas tubuh. Pasalnya, tubuh membutuhkan asupan vitamin D yang berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tulang, gigi, serta membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk berjemur di bawah sinar matahari. Jika dilakukan berlebihan, bukan berarti kamu akan mendapatkan banyak manfaatnya. Justru, kamu memperbesar risiko peradangan pada kulit dan dehidrasi! Lantas, kenapa kita perlu memperhatikan dua hal tersebut?

Bahaya Terpapar Sinar Matahari Berlebihan

Sinar UV dari matahari memang bermanfaat bagi tubuh, dengan catatan jika kadarnya diperoleh dalam jumlah yang cukup. Jika berlebihan, sinar UV berpotensi untuk merusak jaringan tubuh, bahkan mampu meningkatkan risiko terjadinya beberapa penyakit.

Berikut adalah beberapa masalah kesehatan dari paparan sinar UV yang berlebihan:

1. Kulit Terbakar

Kulit terbakar (sunburn) adalah dampak paling umum yang akan muncul jika kamu terpapar sinar UV secara berlebihan. Kondisi ini menyebabkan kulit tampak kemerahan dan akan terasa nyeri saat disentuh.

2. Kerusakan Mata

Tidak hanya kulit saja yang perlu perlindungan dari paparan sinar UV, tetapi juga mata. Pasalnya, mata merupakan salah satu organ tubuh yang cukup rentan mengalami kerusakan seperti penurunan kemampuan melihat, penglihatan kabur atau bahkan kebutaan permanen jika terpapar sinar UV secara berlebihan.

3. Kanker Kulit

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat mengakibatkan kanker kulit, terutama jenis kanker karsinoma sel basal dan sel skuamosa yang merupakan jenis yang paling umum dari kanker kulit. Biasanya, sel kanker tersebut terbentuk di area tubuh yang sering terpapar sinar matahari secara langsung dan berlebihan, seperti tangan, leher dan wajah.

Menghindari Pengaruh Buruk Sinar Matahari

Ada beberapa tips untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berlebihan. Supaya kamu terlindungi dari paparan sinar UV yang berlebihan, disarankan untuk menggunakan tabir surya (sunblock) dengan SPF 30 setidaknya 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pakaian yang tertutup saat beraktivitas di luar ruangan seperti baju lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, maupun topi yang bisa melindungi wajah dan leher dari paparan sinar matahari langsung.

Untuk kesehatan mata, disarankan menggunakan kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar UV yang berlebihan.

Untuk melengkapi kesehatan tubuh, kamu juga bisa rutin mengonsumsi makanan dan minuman sehat, dan suplemen vitamin C jika diperlukan. Pilihlah suplemen vitamin C yang aman dikonsumsi untuk jangka panjang dan lebih tidak perih di lambung, seperti Holisticare Ester C.



Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari lebih lanjut.
Testing
Holisticare - Facebook Holisticare - Instagram Holisticare - Twitter Holisticare - Youtube